Menjelang Lebaran 1446 H, aktivitas masyarakat di pusat perbankan Probolinggo meningkat signifikan. Untuk mengantisipasi potensi tindak kriminal, kepolisian setempat mempertebal pengamanan, terutama di lokasi-lokasi yang rawan kejahatan. Langkah ini dilakukan secara tertutup guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan selama bulan Ramadan hingga libur Idul Fitri 2025.
Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainal Arifin, mengungkapkan bahwa pihaknya menerapkan strategi Kring Serse, yakni patroli tertutup dengan fokus pada pusat perbankan, ATM, toko emas, pusat perbelanjaan, hingga pegadaian. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan transaksi keuangan dalam jumlah besar.
“Sejumlah lokasi mengalami lonjakan aktivitas, sehingga kami mengerahkan Tim Opsnal untuk melakukan pengamanan tertutup demi mencegah potensi tindak kriminal,” ujar Iptu Zainal, Sabtu (22/3/2025).
Kejahatan yang diantisipasi meliputi pencurian, penipuan, perampokan, hingga modus skimming ATM yang menyasar nasabah yang baru mengambil uang dalam jumlah besar. Selain itu, patroli tertutup ini juga difokuskan pada jam-jam rawan, baik siang maupun malam hari, guna mencegah berbagai aksi kriminal yang mungkin terjadi.
Dengan adanya pengamanan ketat dari Tim Opsnal, diharapkan aktivitas masyarakat menjelang Idul Fitri dapat berjalan lancar dan aman. Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat bertransaksi di bank, ATM, toko emas, dan pusat perbelanjaan. Jika menemukan aktivitas mencurigakan, warga diminta segera melapor kepada petugas guna mencegah tindakan kriminal sebelum terjadi.