Sejumlah peristiwa yang berkaitan dengan keamanan terjadi di Jakarta pada Selasa (18/3) kemarin, mulai dari upaya pemantauan terhadap travel gelap hingga peringatan keras bagi konvoi yang membawa petasan. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya berencana bekerja sama dengan Direktorat Reserse Siber untuk mengawasi pergerakan travel gelap yang memanfaatkan momen mudik Lebaran 2025. Dengan pemantauan siber, diharapkan jumlah travel ilegal dapat berkurang sehingga masyarakat lebih aman dalam melakukan perjalanan mudik. Selain itu, kepolisian juga akan melakukan razia di beberapa titik untuk memastikan kendaraan yang digunakan memenuhi standar keselamatan dan memiliki izin resmi.
Di sisi lain, kasus investasi bodong kembali menjadi perhatian, khususnya terkait koin kripto EDCCash. Para korban yang tergabung dalam paguyuban Mitra Bahagia Bersama meminta agar kasus ini diselesaikan melalui mekanisme keadilan restoratif agar kerugian mereka bisa segera dipulihkan. Mereka bahkan mendatangi Komisi III DPR RI untuk meminta dukungan agar kasus ini dapat diselesaikan dengan solusi terbaik bagi para korban. Para korban berharap agar pihak berwenang dapat mempercepat proses hukum dan memastikan ada mekanisme yang memungkinkan pengembalian dana mereka. Kasus investasi bodong semacam ini bukan kali pertama terjadi, sehingga diharapkan pemerintah dan aparat penegak hukum lebih aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai investasi yang aman dan legal.
Sementara itu, tindakan konvoi remaja yang membawa petasan hingga menyebabkan kemacetan panjang di Jalan Raya Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, mendapat perhatian serius dari pihak kelurahan. Lurah Kelapa Dua, Elfin Ridho Putra, memberikan peringatan keras dan menegaskan bahwa sanksi tegas bisa diberikan, termasuk pencabutan Kartu Jakarta Pintar (KJP) jika aksi serupa terulang kembali. Langkah ini diambil untuk menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan, terutama menjelang perayaan Lebaran. Selain itu, pihak kepolisian akan meningkatkan patroli di daerah-daerah rawan yang sering dijadikan lokasi konvoi liar. Masyarakat juga diimbau untuk melaporkan jika menemukan aksi yang mengganggu ketertiban, demi menjaga kenyamanan bersama.
Keamanan di Jakarta menjelang Lebaran menjadi perhatian utama berbagai pihak, baik kepolisian, pemerintah daerah, maupun masyarakat. Dengan langkah-langkah preventif yang dilakukan, diharapkan suasana menjelang hari raya tetap kondusif, sehingga warga bisa merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman.