Tuntutan Transparansi: PWI Kalsel Desak Sidang Terbuka Kasus Pembunuhan Jurnalis Juwita

ChatGPT bilang:

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan mendorong proses hukum terhadap oknum TNI AL berinisial J yang diduga membunuh jurnalis muda Juwita (23) agar digelar secara terbuka di pengadilan militer. Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie, menyatakan bahwa keterbukaan sidang sangat penting agar masyarakat dan media dapat mengikuti seluruh prosesnya secara transparan. Ia menegaskan bahwa PWI akan mengawal kasus ini hingga pelaku mendapat vonis yang adil dan berkekuatan hukum tetap. Helmie juga menyampaikan apresiasinya kepada aparat militer yang telah menunjukkan keseriusan dalam menangani kasus tersebut, apalagi pelaku telah berhasil diamankan dan kini berada dalam tahanan Denpomal Banjarmasin setelah sebelumnya diserahkan dari Balikpapan. PWI menyatakan kesiapan memberikan pendampingan hukum dan dukungan pemberitaan sepanjang proses hukum berlangsung. Kasus ini mengarah pada dugaan pembunuhan berencana, dan Helmie berharap fakta-fakta penting bisa diungkap secara utuh di persidangan. Juwita sendiri dikenal sebagai jurnalis aktif di media daring lokal Banjarbaru dan telah memiliki sertifikasi sebagai wartawan muda. Ia ditemukan meninggal dunia pada 22 Maret 2025 di kawasan Gunung Kupang, Banjarbaru, dengan kondisi yang awalnya dikira akibat kecelakaan tunggal. Namun, temuan luka lebam di leher serta hilangnya ponsel korban memunculkan dugaan kuat adanya tindakan kriminal. Masyarakat dan insan pers diharapkan terus mengawal jalannya kasus ini demi tegaknya keadilan dan perlindungan terhadap profesi jurnalis.

This entry was posted in Home, Kriminal and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *